Mutiara Tafsir Yasin Populer Dari Tafsir Surat Yasin oleh Drs. Rosihon Anwar, M.Ag.
Mutiara Tafsir Yasin Populer Dari Tafsir Surat Yasin oleh Drs. Rosihon Anwar, M.Ag.
Kategori: Karya
Filsafat Dan Metodologi Ilmu Dalam Islam Dan Penerapannya Di Indonesia oleh Prof. Dr. Juhaya S. Praja
Salah satu problema yang dihadapi agama-agama adalah discrepancy (kesenjangan) antara idealitas ajaran agama disatu pihak, dan realitas kehidupan maupun kebutuhan manusia, dipihak lain.
Sejatinya, manusia telah menerima modernitas menjadi sesuatu yang tak bisa dielakan lagi. Kehadiran arus informasi dan globalisasi telah membuat kebutuhan manusia terhadap pemahaman dan penafsiran rasional semakin meningakat. Segala persoalan diukur dengan logis tidaknya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Berkenaan dengan upaya pengobjektifan itu, ajaran agama pun mulai menjadi esensial dari agama dan apa yang menjadi dinamika pemikiran umatnya merupakan keharusan sekaligus tantangan.
Dengan gaya bahasa jernih dan lugas, Juhaya S. Praja memetakan kembali upaya pengobjektifan ajaran dan pengetahuan agama tersebut, melalui penelusuran dan pemahaman terhadap hakikat, makna, aspek-aspek, dan batas-batas ilmu menurut ajaran Islam.
Thus, usaha mengedepankan bentuk rumusan filsafat dan metodologi ilmu pengetahuan Islam menjadi modal dasar dara mengurai pengobjektifan ilmu tersebut.
Kategori: Karya
Metodologi Studi Islam Oleh Drs. Atang Abd. Hakim, MA dan Dr. Jaih Mubarok
Maraknya kegiatan studi keislaman merupakan bukti nyata islam masih menjadi objek penelitian. Sehingga melahirkan Orientalisme, para pengkaji khazanah Timur.
Di Indonesia penelitian islam itu, sangat mudah dijumpai. Saking menjamurnya penstudian tersebut malah melahirkan kehawatiran dalam beragama dan berujung pada pencitraan Islam yang ganjil. Sebab lemahnya metodologi.
Untuk itu, di pelbagai perguruan tinggi Islam mata kuliah Metodologi Studi Islam menjadi keharusan. Tak lain, guna merespon respon tuntutan tersebut. Faktor metodologi dalam kajian dipresepsi sebagai kata kunci yang dapat meningkatkan kualitas pengkajian. Terlebih lagi, selama ini studi keislaman lebih banyak bersifat substantif.
Semoga dengan kahadiran metodologi studi islam ini dapat berdampak positif. Semula Islam berwajah bengis menjadi ramah dan menyapa perbedaan.
Kategori: Karya
Ilmu Hadist Kajian Riwayah Dan Dirayah Oleh Prof. Dr. H. Endang Soetari AD. M.si.
Al-Qura’an dan Hadits merupakan sumber utama bagi umat islam dalam menagmbil keputusan. Maka keterlahiran Ilmu hadis sebagai upaya menjawaban segala persoalan kemanusiaan. Sebab dalam menetukan satu hadits apakah ini shohih atau tidak mesti memakai metodologi yang jelas.
Dengan demikian, ilmu hadits sangat sarat dengan pelbagai dimensi, menyangkut segi metodologi, dan materi. Mulai dari, pengantar Ilmu Hadist dengan memfokuskan pada sejarah Hadist, Dirosah Islamiyah yang menyangkutkan status Hadist sebagai dasar hukum Islam, memuat Ulumul Hadist sampai Metodologi Penelitian.
Singkat kata, Takhrij Hadist merupakan dua kajian spesialisasi di bidang Hadist.
Kategori: Karya
Filsafat Ilmu (Mengurai Ontologi, Epistemologi, Dan Aksiologi Pengetahuan) oleh Prof. Dr.Ahmad Tafsir
Mistik disebagian masyarakat tertentu masih menjadi pelengkap kehidupan. Namun, ada juga yg beranggapan mistik hanya menjadi sasaran empuk segala kemelut persoalan masyarakat. Seolah-olah ia berada pada grid bawah.
Alih-alih, bernasib kurang mujur dan dicap kurang baik mistik selalu dicibirkan, hingga eksistentinya terancam pudar. Tapi tetap dipelihara.
Menyikapi persoalan itu, Ahmad Tafsir mengurai mistik menjadi renyah melalui kerangka disiplin ilmu. Kita tak akan mendapatkan mantra-mantra atau praktek dukun (paranormal) dalam mempelajarinya. Malahan tulisan ini mencoba ngengurai tentang pemetaan pengetahuan. Mulai dari pengetahuan sains, filsafat, dan pengetahuan mistik; masing-masing dengan ontologi, epistemologi, dan aksiologinya.
Pendek kata, secara khusus pengetahuan mistik mendapat perhatian lebih banyak dari dua pengetahuan lainnya. Pasalnya, sampai saat ini pengetahuan mistik kurang mendapat perhatian para ahli di perguruan tinggi. Padahal, pemahaman ini acapkali mendarah daging di masyarakat dan sangat nyata. Ketimbang ilmu pengetahuan yang bersifat teoritis.
Kategori: Karya