Filsafat Dan Metodologi Ilmu Dalam Islam Dan Penerapannya Di Indonesia oleh Prof. Dr. Juhaya S. Praja
Salah satu problema yang dihadapi agama-agama adalah discrepancy (kesenjangan) antara idealitas ajaran agama disatu pihak, dan realitas kehidupan maupun kebutuhan manusia, dipihak lain.
Sejatinya, manusia telah menerima modernitas menjadi sesuatu yang tak bisa dielakan lagi. Kehadiran arus informasi dan globalisasi telah membuat kebutuhan manusia terhadap pemahaman dan penafsiran rasional semakin meningakat. Segala persoalan diukur dengan logis tidaknya dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.
Berkenaan dengan upaya pengobjektifan itu, ajaran agama pun mulai menjadi esensial dari agama dan apa yang menjadi dinamika pemikiran umatnya merupakan keharusan sekaligus tantangan.
Dengan gaya bahasa jernih dan lugas, Juhaya S. Praja memetakan kembali upaya pengobjektifan ajaran dan pengetahuan agama tersebut, melalui penelusuran dan pemahaman terhadap hakikat, makna, aspek-aspek, dan batas-batas ilmu menurut ajaran Islam.
Thus, usaha mengedepankan bentuk rumusan filsafat dan metodologi ilmu pengetahuan Islam menjadi modal dasar dara mengurai pengobjektifan ilmu tersebut.
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.